Wednesday, September 16, 2015

#MimpiPunyaTokoSendiri

Hello! *seperti judul blog aku, hehehe*

Sebagai wanita tangguh, aku sudah memutar otak (sejak lama) untuk menghidupi anakku. Berjualan kalung, lipstick dan thai tea salah satunya. Dua bulan lalu (atau sebulan lalu) aku diberi modal papaku untuk berjualan kalung. Langsung kalap aku belikan kalung dan anting. Puji Tuhan, laris manis! Hanya saja, pembukuanku yang belum rapi. Aku belum menghitung keuntungan selama bulan Agustus, sedangkan ini sudah tanggal 16 September. Zonk!! Aku harus kerja extra. Extra membagi waktu sudah pasti. Extra menahan-nahan ngantuk. Extra sabar. Dan yang paling penting, EXTRA DOA supaya aku, anakku, kedua orangtuaku diberikan kesehatan dan umur yang panjang, kami bisa baik-baik, damai, sejahtera, dan dalam perlindungan Tuhan Yesus. Tapi sekarang, aku mau share mengenai jualanku.

B'ONES ACCESSORIES

Pesanan Pertamaku :)
Sudah bisa mulai punya ready stock items :)
Salah satu pelangganku yang datang ke rumah, lagi pilih-pilih :)
Pesananku ke-sekian :)
Kumpul keluarga adalah saat yang tepat untuk membuka lapak, hehehe
Pelangganku :)

Pelangganku :)

Pelangganku :)

Pelangganku :)

Pelangganku :)




Beberapa foto seputar jualanku. Sedikit demi sedikit, semoga saja bisa menjadi bukit :)
Mohon doanya ya teman-teman semua :)

Tuesday, January 13, 2015

ngorol ngidul

Bumi, 11 bulan. Tidak mau dot, tidak mau sufor, hanya mau menyusu langsung dari pabriknya.

Aku merasa ASI ku berkurang. Biasanya terasa kencang, ini jarang sekali terasa kencang. Didukung dengan MPASI, Bumi menyusu hanya kalau mau tidur. Menyusu lebih banyak/sering pada malam hari, saat tidur.
Beberapa waktu lalu, Bumi coba aku berikan susu formula. Dia tidak mau sama sekali. Dengan menggunakan dot ataupun disuap dengan sendok, dia tidak mau. Dicoba dengan menggunakan sedotanpun dia tidak mau. Biasanya, Bumi kalau minum air putih pakai sedotan. Oleh mertuaku, ini kali kedua mereka bilang ASI ku sedikit dan tidak enak. Hiks, sungguh menyiksa batin ketika mendengarkan kalimat itu *geram*. Aku percaya, tidak ada kata tidak enak akan rasa ASI. Buktinya, begitu cintanya Bumi terhadap menyusu langsung dari pabriknya. *tersenyum lebar*
Masalah yang aku alami sekarang, berkurangnya ASI ku membuatku kepikiran. Kebalik, memikirkan sesuatu hal, membuat ASI ku berkurang. Iya, aku mengaku saat ini aku sedang memikirkan untuk mencari pekerjaan. Aku mau melakukan sesuatu yang yang bisa menghasilkan uang. Tepat setahun, Januari tahun lalu, aku sudah tidak masuk kerja karena air ketubanku yang keluar duluan. Walau sempat kembali bekerja part time (setengah hari dan tidak setiap hari), tetap saja rasanya aku kurang puas dengan hasil (baca: uang) yang aku dapat dari pekerjaan part time ku tersebut. Ini menjadi penyebab utama ASI ku berkurang.

Keseharianku adalah mengurus Bumi. Bangun langsung membuat nasi tim serta lauk pauk untuk sarapan dan makan siang. Lanjut mencuci baju kalau ada cucian. Masak air panas untuk Bumi, dan memandikannya. Menyuapinya dan bermain bersama hingga dia tertidur. Lalu aku beberes cucian piring bekas masak untuk makanan Bumi, Bumi bangun lanjut lagi snack/makan siang Bumi. Bumi bangun, main sebentar lalu makan lagi, main lagi, tidur lagi. Bangun sore, mandi lalu makan lagi. Main. Tunggu papa pulang, lalu Bumi bobo. Rutinitas tersebut yang aku lakukan setiap hari. Kalau mau ke gereja, aku harus bangun lebih awal. Karena ketika aku telat bangun, semuanya pasti akan telat.

Tadi pagi aku dipasar beli sayur katuk wortel, dan jagung. Sesampainya dirumah, aku males makan sayur katuk. Aku rebus saja katuk, wortel, dan jagung, kemudian aku jus. Hahahaha. Tinggal glek glek glek. Sambil berpikir positif bahwa katuk adalah asi booster alami :) 2 ikat katuk, 10cm wortel, dan 1/3 jagung serut. Rasanya enak. Aku berencana untuk membuatnya lagi.

Aku sudah mulai mengantuk, sudah seminggu ini aku tidak bisa tidur. Semoga besok sudah kembali normal lagi. Aku bisa tidur cepat, dan ASI ku lancar, banyak, dan berkualitas.

Gud nite :)

Friday, December 19, 2014

19 Desember 2014 (2) - Tips Keluar Kota Bawa Bayi Dibawah 1 Tahun

Sesuai dengan judul, aku akan berbagi tips keluar kota bawa bayi, khususnya bai dibawah 1 tahun. Saat ini Bumi sudah 10 bulan lebih, dan udah 4 kali aku ajak keluar kota NGINEP. Mari kita mulai :)

1. Kondisi Bayi. Pastikan bayi kita dalam kondisi sehat, ga lagi flu atau demam. Karena bayi akan diajak kena udara luar (pagi, siang, malam) dalam jangka waktu beberapa lama.

2. Carseat. Kalau naik kendaraan pribadi, lebih baik menggunakan carseat. Sangat berguna loh untuk kita sebagai orang tua, terlebih untuk bayi. Bayi akan lebih nyaman untuk tidur di carseat, dan orangtua pun dapat beristirahat dengan nyaman.

3. Perlengkapan Bayi. Pisahkan menjadi 2 tas untuk baju, keperluan mandi, dan mainan bayi. Tas pertama berisi baju setelah ditiba ditujuan dan keperluan mandi. Tas kedua berisi baju ganti selama diperjalanan, minyak telon+bedak, kapas, perlak, pospak, dan mainan bayi. Dengan begini, akan memudahkan mama untuk mencari keperluan bayi selama dalam perjalanan.

4. Perkakas MPASI. Untuk bayi yang sudah mulai makan, sebaiknya persiapkan makanannya dulu untuk diperjalanan. Bawa food processor / slow cooker / alat tempur untuk membuat MPASI. Menurutku, lebih enak kalau berpergian disaat bayi belum berusia 6 bulan. Karena makanan bayi kurang dari 6 bulan hanyalah susu. Kalau ibu menyusui langsung, sangat mudah. Dedek nya nangis dikit langsung aja dijejelin, hehehe.

5. Kondisi Mama. Ga kalah penting juga hal yang satu ini harus diperhatikan. Mulai dari kesehatan jasmani dan batin mama. Ga lagi berantem sama suami adalah poin utama kalo kita mau berpergian bawa bayi. (seolah-olah kaya lagi curhat, hahaha). Kalo mama tenang, bayi ga akan rewel. Mama pun nyaman dan senang menikmati rangkaian perjalanan.

Sekian dulu tips dari aku, nanti kalo ada yang kurang, aku perbaiki :) Semoga bermanfaat :)

19 Desember 2014 (1) - Bumi mau di Baptis

Hallo my blog.. udah lama ga nulis, mungkin beberapa kali sempet nulis, tapi ga aku post karna belum di edit.. hehehe.. Ga kerasa udah bulan desember aja, udah mau natal..

Anakku, Bumi (panggilannya) udah 10 bulan lebih. Nanti tanggal 26 Desember mau di baptis loh.. Akhirnya ya Bumi di baptis. Maklum, proses Bumi baptis telah melalui beberapa pembicaraan yang memakan waktu. Maklum, suami tidak begitu sepaham bahwa baptis (menurutku) harus dilakukan sesegera mungkin, karena sebagai orang tua, kita mendaftarkan anak kita di Kerajaan Allah, yang artinya juga kita bertanggung jawab untuk mengenalkan dan mendekatkan anak kita ke Tuhan Yesus. Semoga aku dan suami bisa melakukannya sejalan dan tentunya seturut dengan kehendak-Nya.
Suami dulu dibaptis bersamaan dengan sidi (digabung). Kurangnya pemahaman mengenai baptis dan sidi yang menyebabkan demikian. Mertuaku dulu non kristen, jadi ya gitu deh.. Sedangkan aku, orangtuaku membawaku untuk dibaptis saat aku berumur 3 bulan. Ya, itu sih masa lalu. Saat ini aku dan suami menjadi orang tua yang diperhadapkan dengan 'mau bawa anak untuk di baptis'.
Alasan Bumi dibaptis nanti tanggal 26 adalah karna sodara-sodara lagi pada ngumpul. Dan kakakku juga sedang ada disini, jadi ya kesempatan deh. Semoga lancar ya nantinya :)
Persiapan baptisan pun dilakukan, mulai dari mendaftar ke gereja (dadakan, tanpa rencana jauh0jauh hari), persiapan pakaian (kalau ini si Oma Bumi), sampai tadi Bumi cukur rambut, hehehe.
Beberapa hari lalu, Bumi demam. Sedih, bingung, was-was, semua campur aduk. Mana mau menjelang baptis, kan ga lucu kalo pas baptis doski sakit -_-# Tapi untungnya sekarang udah sembuh *yihaa*. Demam 3 hari mungkin disebabkan karena mau numbuh gigi atau karena alat kelaminnya yang seperti infeksi. Udah aku bawa ke dokter sih, dapet antibiotik, tapi tetep aja sedih. Tiap dipegang alat kelaminnya pas gantiin pospak, pasti Bumi jejeritan, syukurnya sekarang sudah ga jejeritan lagi (yaa walopun masih nangis yaaa :().

Intinya, Bumi mau di baptis :)

Friday, April 4, 2014

Antaro Barryones Sambarana Bumi

Puji Tuhan!
09 Februari 2014 lahir juga si bayi yang udah ditunggu-tunggu. Rencana mau lahiran normal tapi apa daya air ketuban udah ga cukup. Sempet coba induksi, tapi si dedek ga gerak-gerak didalem :( Akhirnya di operasi juga deh -_-#


bener-bener baru lahir (foto diambil saat masih diruang operasi)
perjalanan dari ruang operasi ke kamar perawatan

Udah nyaris 2 bulan dari kelahiran Bumi, aku baru bisa cerita. Ini juga ceritanya cuma dikit banget, soalnya mau tidur siang :D Maklum, penyesuaian perubahan jam tidur berdampak sampai sekarang. Tapi tetep harus semangat! :)

Nanti lanjut lagi ya, kalau sempet buka laptop. Soalnya kalo nge-blog dari hp kurang puas liat layarnya, hehehe.

Salam emak yang lagi berbahagia! :*

Wednesday, November 20, 2013

Oreo Cheesecake - No Bake

Dipost sebelum ini sebelumnya lagi, aku ngepost tentang ngidam aku. Pengen buat cheesecake in jar ceritanya. Sebenernya cheesecake nya bisa juga ditaro diloyang, tapi loyang yang cocok adalah loyang bongkar pasang, dan aku ga punya :( Jadilah buatnya in jar alias dibotol :D Aku juga belum punya mixer, dan oven sendiri *hehehe*

Ngumpulin botol bekas selai punya si mama, sama tutupnya juga, bawa ke tambun lengkap dengan bahan-bahan yang udah dibeli untuk buat cheesecake :)
Kali ini aku mau berbagi resepnya, ada modifikasi dikit dari resep yang saya dapet di internet, karena resep tersebut menurutku terlalu manis (amat teramat manis soalnya) :(

Oreo Cheesecake
Penampakan agak belepotan gitu, maklum buatnya udah malem, hehehe

Oreo Cheesecake - No Bake

Bahan:
- 2,5 bungkus Oreo (beli pas lagi promo, 1 kotak isi 2 bungkus)
- 65 gr mentega (dilelehkan) (aku pakai merek anchor, beli di hero, harganya lupa)
- 2 sdm susu cair full cream (aku pakai ultramilk yang biru)
- 1 sdm gelatine powder (dilarutkan bersama 3 sdm air panas) (beli dipasar, harganya 3rb)
- 250 gr cream cheese (aku pakai merek yummy, beli di hero, harganya sekitar 35rb)
- 50 gr gula halus
- 200 gr whipped cream (aku beli yang bubuk, diaduk sendiri, beli di hero, harganya sekitar 23rb, merek lupa)

Caranya:
  1. Pisahkan biskuit dengan krim 1,5 bungkus oreo. Biskutinya dihancurkan jadi remah-remah, krim putihnya tidak terpakai
  2. Masukkan remah biskuit oreo, mentega yang sudah dicairkan, dan susu cair full cream. Aduk dengan spatula sampai tercampur
  3. Setelah tercampur, tuang dasar adonan ke botol/wadah/loyang bongkar pasang. Ratakan, tekan-tekan sampai padat hingga menutupi seluruh dasar botol. *kalau botolnya kecil-kecil dan banyak, tekan-tekan sampai padat bisa pakai sendok, intinya harus ampe padat. Masukkan kulkas.
  4. Kocok cream cheese dengan gula halus sampai terasa lembut, masukkan gelatine yang sudah dilarutkan dengan air panas. Aduk rata. Masukkan kulkas.
  5. Kocok whippedcream sampai mengembang, dan agak kaku. Campurkan kocokkan whippedcream ke dalam adonan cream cheese. Aduk perlahan.
  6. Ambil setengah adonan whippedcream dan creamcheese, campurkan dengan potongan oreo (sisa 1/2 bungkus tadi, dihancurkan kasar bersama krim putihnya). Aduk perlahan sampai merata.
  7. Tuang adonan yang bercampur dengan potongan oreo, lalu tuang adonan yang berwarna putih saja (yang tidak dicampurkan dengan potongan oreo). Ratakan bagian atasnya.
  8. Terakhir, bagian atas, bisa dihias dengan oreo utuh.
  9. Masukkan ke kulkas, dan dinginkan semalaman.
Semua kocokan dan adukan, menggunakan spatula. Bahannya ga gitu mihil dibandingkan beli jadi ya *hehehe*

Selamat mencoba :)